Anak Ketiga Dan Keempat

No comment 25 views

Anak Ketiga Dan Keempat – Banyak orang tua tidak cukup memiliki dua anak. Bila memiliki anak lebih dari dua dalam keluarga, dinamika dan hubungan keluarga bisa berubah banyak.

Jumlah Anak Yang Aman

Ada berbagai keuntungan bila memiliki suatu keluarga besar (tiga anak atau lebih), yaitu:

  • Kebersamaan terus-menerus bagi anak-anak. Dengan tiga anak atau lebih di rumah, masing-masing anak biasanya memiliki sedikitnya satu saudara sebagai teman.
  • Anak dapat saling belajar satu sama lain. Anak bungsu mendapatkan manfaat yang sangat besar dari mengamati saudara-saudaranya yang lebih tua, dengan memperhatikan cara mereka bermain dan berbicara dengan teman-teman mereka.
  • Bantuan. Jika memiliki keluarga besar, kemungkinan besar salah satu dari anak yang lebih tua akan siap untuk membantu tugas anak-anak yang lebih muda.
  • Pengalaman yang terakumulasi. Kita dengan cepat menambah keterampilan mengasuh seiring lahirnya masing-masing anak secara berturut-turut. Keterampilan ini akan membuat kita mampu mengasuh dengan jauh lebih efektif.

Anak Ketiga Dan Keempat – Tentu saja ada juga kerugiannya, misalnya faktor biaya. Bahkan meskipun anak dapat mengenakan pakaian bekas kakaknya, membesarkan tiga atau empat anak memberikan beban yang besar pada anggaran keluarga. Rencana liburan mungkin perlu kurangi. Makan di luar rumah bisa memerlukan biaya besar pada keluarga besar. Orang tua pun lebih sulit untuk tinggal dengan teman dan sanak-saudara. Selain itu, juga ada tuntutan waktu: empat acara orang tua di sekolah, empat acara kegiatan senggang, dan empat acara pekerjaan rumah. Semua itu bisa menimbulkan permasalahan logistik.

Anak Ketiga Dan Keempat

Anak Ketiga Dan Keempat

Baca Juga : Parenting

Pilihan Pribadi

Kita harus memutuskan ukuran keluarga yang paling sesuai. Bila tengah mempertimbangkan untuk menambah jumlah anggota keluarga menjadi lebih dari dua anak, cobalah membayangkan skenario seperti ini.

  • Cuaca sedang cerah dan kita harus membawa empat anak berjalan-jalan ke taman.
  • Kita harus merencanakan suatu acara piknik keluarga sehingga semua anak merasa puas.
  • Waktu untuk makan sudah dekat dan keempat anak memiliki kesukaan dan ketidaksukaan sendiri-sendiri.
  • Anak bungsu kita mengeluh karena kita tidak pernah membelikan pakaian baru untuknya.

Jika berbagai keadaan yang mungkin terjadi ini membuat kita bergairah keluarga besar mungkin ide yang sesuai. Jika semua mi membuat ketakutan, mungkin satu atau dua anak sebenarnya sudah cukup.

Studi Kasus

Anak Ketiga Dan Keempat – Ketika Jessica dan Dave dianugerahi anak keempat (tiga lainnya berusia sembilan, tujuh, dan tiga tahun), mereka sangat percaya diri. Pengalaman membesarkan ketiga anak sebelumnya membuktikan bahwa mereka sudah bukan pemula dalam merawat anak. Namun bukan berarti mereka sudah benar dalam segala hal. Itu sekedar menyatakan bahwa mereka sudah tidak khawatir lagi tentang hal-hal kecil yang merepotkan orang tua baru -misalnya, warna sepatu bayi atau bunyi mainannya.

Kesimpulan : Makin besar keluarga, makin banyak pekerjaan yang harus dikerjakan. Namun, pada kelahiran anak ketiga, ibu akan lebih percaya diri dengan keterampilannya sebagai orang tua.

Anak Ketiga Dan Keempat

5.025

Leave a reply "Anak Ketiga Dan Keempat"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.