Komplikasi Makin Banyak Menyerang Anak dan Usia Produktif

Salah satu komplikasi paling mematikan dari penyakit Lupus adalah radang ginjal atau Nephritis, yang jika tidak diatasi bisa menyebabkan gagal ginjal. Dalam 10 tahun terakhir, komplikasi ini makin banyak menyerang anak-anak dan usia produktif. Data terbaru yang dihimpun oleh Brigham and Woman’s Hospital di Boston, Massachusetts menunjukkan bahwa 10-15 persen kasus penyakit Systemic Lupus Erythematosus (SLE) terjadi pada anak. Dari angka tersebut, 60 persen di antaranya disertai nephritis atau peradangan nephron di ginjal.

Sekitar 10-30 persen SLE yang dengan nephritis atau sering disebut lupus nephritis berkembang menjadi End Stage Renal Disease (ESRD) dalam waktu 15 tahun sejak didiagnosis. ESRD merupakan kerusakan ginjal stadium akhir yang harus diatasi dengan cangkok ginjal. Pada kelompok usia 5-19 tahun, jumlahnya tercatat sebanyak 583 kasus Lupus Nephritis. Sebanyak 49 persen berada dalam daftar tunggu untuk mendapatkan donor ginjal, 33 persen sudah mendapatkan transplantasi atau cangkok ginjal sedangkan 22 persen di antaranya akhirnya meninggal dunia.

Komplikasi Makin Banyak Menyerang Anak dan Usia Produktif

Komplikasi Makin Banyak Menyerang Anak dan Usia Produktif

Baca Juga : Kesehatan Keluarga

Secara umum, dalam periode 10 tahun tersebut terjadi peningkatan pencangkokan ginjal yang dilakukan sebelum kerusakan ginjal memasuki tahap akhir. Pencangkokan yang ‘terlambat’ karena baru dilakukan dalam waktu 3 tahun setelah diagnosis jumlahnya semakin sedikit. Untuk menemukan faktor risiko yang memungkinkan untuk diubah, agar jumlah kasus Lupus Nephritis pada anak bisa diturunkan lagi.

Komplikasi Makin Banyak Menyerang Anak dan Usia Produktif

5.013

Leave a reply "Komplikasi Makin Banyak Menyerang Anak dan Usia Produktif"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.